SYAMSUL HUDA

THIS WEB IS JUST FOR FUN, NOT FOR REFERENCE

jaringan epitel

diposting oleh syamsulhuda-fst09 pada 18 August 2011
di kuliah - 2 komentar

Tubuh Hewan termasuk manusia disusun oleh beberapa macam jaringan dasar diantaranya yaitu: jaringan epithelium, jaringan ikat, jaringan otot dan jaringan syaraf.
1.      Jaringan epitel.
Jaringan epitel adalah jenis jaringan yang letaknya ada di permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan. Jaringan yang letaknya di permukaan tubuh bagian luar disebut juga ephitelium, sedangkan yang membatasi rongga tubuh disebut mesotelium dan jaringan yang berada di permukaan tubuh bagian dalam disebut juga endothelium.
Ciri Umum  jaringan epitel adalah:
a.       Kumpulan sel-sel yang tersusun saling berlekatan dengan materi interselular sedikit
b.      Terkait dengan jaringan di bawahnya melalui struktur membrana basalis
c.       Sel-sel epitel disatukan oleh bahan perekat (cementing substances) dan proses mekanik
d.      Avaskular-tidak ada pembuluh darah dalam jaringan epitel
Jaringan epitel memiliki berbagai macam fungsi, diantaranya melindungi jaringan di bawahnya dari kerusakan dan mengangkut zat-zat antar-jaringan atau rongga yang dipisahkannya. Selain itu, jaringan epitel pada saluran pencernaan mengeluarkan berbagai macam enzim.
Jaringan epitel berasal dari 3 lapisan embrional:
Ektodermal: 
Sel-sel epitel integumen dan rongga mulut (epidermis)
Sel-sel epitel yang melapisi kornea dan lensa mata, reseptor sensorik mata, telinga dan hidung
Mesodermal:
Epitel yang melapisi pembuluh darah (endotelium)
Epitel yang melapisi pleura dan peritoneum (mesothelium) 
Endodermal:
Epitel yang melapisi sistem respirasi dan saluran cerna, parenkim hepar, pankreas, kantung empedu, tiroid, dan paratiroid
Klasifikasi jaringan  epitel
Jaringan epitel dapat dikelompokkan berdasarkan:
a.       Fungsi,
Ø  Pelapis (covering epithelia)
Ø  Kelenjar (glandular epithelia)
Ø  Khusus
b.      Jumlah lapisan sel,
Ø  Sederhana (simple ept.)
Ø  berlapis (stratified ept)
Ø  berlapis semu (pseudostratified ept.)
c.       Bentuk sel pada permukaan jaringan
Ø  pipih (squamous ept.)
Ø  kuboid (cuboidal ept.)
Ø  batang (columnar ept.)
Ø  peralihan (transitional ept.)
Berdasarkan strukturnya, jaringan epitel dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
·         Epitel pipih, berbentuk seperti lapisan pipih, nukleusnya bulat yang terletak di tengah.
·         Epitel batang (silindris), berbentuk seperti batang, nukleusnya bulat yang terletak di dasar sel.
·         Epitel kubus, berbentuk seperti kubus, nukleusnya bulat, besar yang terletak di tengah.
Berdasarkan lapisan penyusunnya, jaringan epitel dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:
1.       Epitel Pipih Selapis
Jaringan epitel pipih selapis disusun oleh selapis sel yang berbentuk pipih. Sel-sel pada jaringan epitel pipih selapis tersusun sangat rapat. Lokasi :Epitel pipih selapis terdapat pada jaringan epitelium pembuluh limfe (getah bening), pembuluh darah kapiler, selaput pembungkus jantung, paru- paru, ginjal, dan selaput perut. Fungsi : Jaringan ini berfungsi dalam proses difusi, osmosis, filtrasi, dan sekresi.
2.       Epitel Pipih Berlapis Banyak
Jaringan epitel pipih berlapis banyak disusun oleh lebih dari satu sel yang berbentuk pipih. Sel-sel pada jaringan epitel pipih berlapis banyak tersusun sangat rapat. Lokasi: Jaringan epitel pipih berlapis banyak terdapat pada jaringan epitelium rongga mulut, rongga hidung, esofagus, telapak kaki, dan vagina. Fungsi : Fungsi jaringan ini adalah sebagai pelindung.
3.       Epitel Silindris Selapis
Jaringan epitel silindris selapis disusun oleh selapis sel yang berbentuk silindris. Lokasi : Jaringan ini terdapat pada epitelium kelenjar pencernaan, jonjot usus, kantung empedu, lambung (ventrikulus), dan usus (intestinum). Fungsi : Jaringan epithelium ini berfungsi untuk penyerapan nutrisi di usus dan sekresi.
4.      Epitel Silindris Berlapis Banyak
Jaringan epitel silindris berlapis banyak disusun oleh lebih dari satu lapis sel berbentuk silindria. Lokasi : Jaringan ini terdapat pada jaringan epitelium laring, faring, trakea, dan kelenjar ludah. Fungsi : Jaringan epitel silindris berlapis banyak berfungsi dalam sekresi dan sebagai pelindung.
5.       Epitel Kubus Selapis
Jaringan epitel kubus selapis disusun oleh selapis sel yang berbentuk kubus. Lokasi : Jaringan ini terdapat pada epitelium permukaan ovarium, lensa mata, nefron ginjal, dan kelenjar tiroid. Fungsi :Jaringan epitel kubus selapis berfungsi dalam sekresi dan sebagai pelindung.
6.       Epitel Kubus Berlapis Banyak
Jaringan epitel kubus berlapis banyak disusun oleh lebih dari satu lapis sel yang berbentuk kubus. Lokasi : Jaringan ini terdapat pada epitelium folikel ovarium, permukaan ovarium, testis, saluran kelenjar minyak, dan kelenjar keringat pada kulit. Fungsi : Jaringan epitel kubus berlapis banyak berfungsi dalam sekresi dan absorpsi, serta melindungi dari gesekan dan pengelupasan.
7.       Epitel Transisi
Jaringan epitel transisi disusun oleh berlapis-lapis sel. Jaringan ini tidak dapat dikelompokkan berdasarkan bentuknya karena bentuk jaringan epitel transisi dapat berubah dan permukaan lapisannya dapat menggembung. Lokasi : Jaringan epitel transisi terdapat pada epitelium ureter, uretra, saluran pernapasan, dan kantung kemih.
8.      Epitel Kelenjar
Jaringan epitel kelenjar merupakan jaringan epitel khusus yang berperan dalam sekresi senyawa untuk membantu proses fisiologis. Senyawa yang disekresikan disimpan di dalam sel dalam bentuk granula sekresi. Kelenjar dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitukelenjar endokrindan kelenjar eksokrin. Kelenjar endokrinmerupakan kelenjar buntu yang tidak memiliki saluran. Hasil sekresi kelenjar endokrin langsung memasuki system peredaran darah. Senyawa yang dihasilkan disebuthormon. Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar timus, kelenjar adrenal, kelenjar paratiroid, dan kelenjar tiroid. Kelenjar eksokrinmerupakan kelenjar yang sekresinya melalui saluran khusus. Kelenjar ini berfungsi membantu metebolisme dan komunikasi. Contoh kelenjar eksokrin yang membantu metabolisme adalah kelenjar ludah, kelenjar keringat, dan pancreas. Contoh kelenjar eksokrin yang berperan dalam komunikasi adalah feromon.

2 Komentar

1. UUeAGtnHnmajvmQ

pada : 11 September 2011

"That's way more ceelvr than I was expecting. Thanks!"


2. Valen

pada : 01 October 2012

"Apa sih penyebab rusaknya sel pada jaringan epitel????"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :